Selasa, 29 Mei 2012

jangan pisahkan daku dengannya

siang ini terdengar kicauan burung...
sayup-sayup terbawa angin.........
bersembunyi malu di balik dedaunan..

mengingatkan akan bisikan hatiku...
ketika itu aku merasa telah jauh dari kasih mu
hati ku berbisik dan meratap kenapa.....

hatiku merontak dan segera ingin keluar dari tempatnya..
dan ingin mengajarkan aku tentang dirinya yang sesunguhnya..
bagai seorang dosen yang ahli dengan ilmu yang ia geluti....
menjelaskan  kata demi kata....

ia ingin mengajariku tentang betapa dekatnya dirimu....
betapa besarnya kasih sayang mu terhadap daku....
tapi diriku terkadang sering lupa akan itu.......
ia ingin mangatakan tak usah gelisah.....

ia ingin mengatakan mengapa daku lupakan akal pikiran ku....
mengapa.....mengapa......mengapa....????
bukankah si dia ia jalan bagi keimananku....
sebagai mana perkataan kekasihmu.....
didalam penciptaan langit dan bumi ini tertapat tanda tanda kekuasaan kekasihmu bagi yang berpikir...
tapi mengapa enggkau enggan untuk menggunakan akal pikiranmu.....,kenapa.....????
kasian ia...,sungguh sudah cukup lama engkau terlantarkan ia..........
engkau biarkan ia sehingga ia mengadu kapada kekasihnya......
betapa ia tidak mendapatkan perhatianmu...,bahkan kau buang ia dengan hawa nafsumu........
sesungguhnya aku tidak menepati kedudukan yang terlalu penting dalam dirimu....
tapi engkau selalu memaksaku untuk menjalankan tugasnya akal pikiran.....

maafkan daku jikalau engkau mulai jauh dari limpahan kasihnya.......
kerana memang aku tidak seperti akal pikiran yang selalu tau akan kekasihhnya....
sedang daku hanya mencari yang bisa membuat nyaman tak peduli apa itu.....
makanya daku mesti dibimbing sang pemimpin ku....
dan daku butuh di bimbing sehingga daku bisa merasakan ketengan yang sesungguhnya...
yang selalu membuat daku bagai setetes embun di kala pagi....
bagai mentari bagi sang bumi.....

dan bagai setanggkai bunga bagi sang lebah....
maka tolonglah daku jangan kau pisahkan kami...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar